Beranda OPINI KPK harus Cepat Turun Tanggapi Tuntutan LMP Sulsel Terkait Dugaan Korupsi di...

KPK harus Cepat Turun Tanggapi Tuntutan LMP Sulsel Terkait Dugaan Korupsi di Tubuh PDAM Kota Makassar, Ada Upaya Oknum Membungkam Jurnalis

Liputantimur.com, Opini – Puluhan pensiunan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar belum menerima dana pensiun sejak 2019, 2020, 2021 dan 2022, empat tahun.

Dengan memegang mandat dari para pensiunan yang merasa disolimi selama ini, mungkin juga didasari temuan BKP pada 2017 s.d 2019 yang dilansir detik.com edisi Senin (31/12/2021).

Sehingga Laskar Merah Putih (LMP)  Sulawesi-Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kantor KPK Jln. Kuningan Persada, Jakarta Selatan pada Senin (30/05/2022). Aksi ini dipublis  oleh portal berita online disway.id edisi Senin (30/05/2022) dengan judul ‘KPK Diminta Usut Korupsi Dana Pensiun  PDAM Kota Makassar’.

Dalam aksinya LMP SulSel mendesak KPK untuk memeriksa Walikota Makassar dan seluruh jajaran direksi PDAM atas dugaan tindak pidana korupsi dana pensiun karyawan perusda ini.

Untuk diketahui, pada edisi itu, Detik.com mengurai temuan BPK di instansi PDAM Makassar yang sampaikan Kasi Penkum Kejati Sulsel Idil yang berupa kelibahan pembayaran bonus ke pegawai  PDAM Makassar pada 2017 dan 2019 senilai Rp.8,3 miliar.

Juga temuan berupa kelebihan pembayaran asuransi Dwi Guna serta premi dana pensiun karyawan PDAM Makassar yang ganda sejak 2016, 2018, dan 2019 senilai Rp.31,448 miliar.

“Terhadap  temuan ini BPK meminta semua kelebihan pembayaran tersebut agar dikembalikan tetapi tidak dikembalikan”, kata Idil yang dikutip detik.com, Senin (31/12/2021).

Aksi LMP itu dividiokan dan diberi judul ‘LMP Desak KPK Periksa Walikota & Direksi Untuk Mengusut Dugaan Korupsi Dana Pensiunan PDAM Makassar’. Ketua LMP SulSel Muhammad Taufk Hidayat  merilis vidio itu ke kanal youtube yang dia kelola sendiri pada 1 Juni 2022.

Hanya terpaut beberapa jam, sejumlah media online terbilang masih kecil seperti liputantimur.com, Itemes.id, Sambar.id, dll ikut mempulikasikannya dengan beragam judul namun senafas sehingga menjadi viral.

Alasan mendasar

Alasan mendasar mengapa wartawan liputantimur.com, iTimes.id, dll  mengangkat kasus dugaan korupsi di tubuh PDAM Makassar ke ruang online karena ingin membantu para pensiunan PDAM Makassar dapat lebih cepat menerima haknya berupa gaji pensiun yang diharapkan dapat mempertahankan atau meningkatkan kesejahteraan keluarganya di masa-masa mendatang.

“Harus diketahui jika  manajemen PDAM Kota Makassar membayarkan gaji pensiunan maka angkanya di kisaran Rp.300- Rp.400 juta per orang”, tutur Taufik kepada liputantimur.com, Minggu (24/07/2022) pukul.19.35 Wit di Kantor sekretariat LMP Sulsel Jln.Pengayoman, Kota Makassar.

Dialog ringan  jurnalis liputantimur.com dan Sambar.ID bersama Ketua LMP SulSel Muh Taufik Hidayat di Kantor Sekretariat LMPI jln.Pengayoman,Makassar Sabtu (24/07/2022).

Dana segara sebesar itu bila dimanfaatkan dengan baik dapat meningkatkan kesejahteraan para pensiunan yang beberapa diantaranya saat ini memilih profesi sebagai satpam, PKL, dll, semata demi kelangsungan hidup, tutur Taufik.

Dengan demikian sikap menunda-nunda pembayaran gaji pensiunan semakna dengan menahan laju peningkatan kesejahteraan seluruh pensiunan PDAM.Membiarkan rakyat memikul beban berat berlama-lama untuk kemudian dibawa mati?.

Kedua, puluhan pensiunan karyawan PDAM Kota Makassar belum menerima gaji pensiunan adalah fakta hukum (kebenaran)  karena didukung oleh sejumlah pengakuan para pensiunan serta data-data adanya penyimpangan keuangan yang dipegang oleh LMP SulSel dan hasil audit BPK.

“Kami mengantongi data dan data-data ini sudah kami serahkan ke KPK dalam rangkaian aksi unjuk rasa di depan Kantor KPK Jakarta bebarapa hari”, ungkap Taufik.

Ketiga, langkah tegas KPK yang diharapkan publik, utamanya LMP dan sejumlah kalangan aktivis pro demokrasi seperti jurnalis bisa menimbulkan ‘efek jera’ sehingga ke depan PDAM sebagai lembaga negara tidak bisa naik level menjadi ‘sarang koruptor’.

Sebaliknya berpeluang besar  menjadi ‘role model’ bagi badan-badan usaha negara lainnya sehingga tak henti mendapatkan penghargaan bergengsi.Ingat, jangan lupa sejarah, PDAM Kota Makassar kerap diterpa isu korupsi.

Upaya membungkam

Rupanya satu oknum pejabat yang baru-baru ini dilantiik sebagai Dirut PDAM Kota Makassar kebakaran jenggot, tak mau menerima alasan mendasar wartawan itu sehingga dia melaporkan wartawan liputantimur.com, Itemes.Id, Suaraham, dan Sambar.id ke Polrestabes Makassar atas dugaan pencemaran nama baik berdasarkan UU ITE.

Wartawan liputantimur.com dan Itimes.id memenuhi panggilan Polrestabes Makassar pada Selasa (19/07/2022) atau dua hari sebelum waktunya harus hadir.

Semua pertanyaan polisi dijawab dan diperkuat dengan beberapa  alat bukti sepertividio youtube,  bukti konformasi dengan pihak-pihak terkait khususnya Muhammad Taufik Hidayat sebagai nara sumber utama LMP Sulsel.

Konfirmasi juga diarahkan kepada oknum mewakili PDAM Makassar dan pejabat Walikota Makassar  melalui kanal whatsup yang  kemudian kedua pejabat ini hanya membaca pesan WA dan tak memberikan jawaban kepada awak media liputantimur.com dan iTimes.id

Itu semua dilakukan wartawan liputantimur.com dan iTimes.id semata-mata demi membantu meningkatkan kesejahteraan para pensiunan karyawan PDAM Kota Makassar, mencegah terjadinya kesoliman berkelanjutan, menegakkan aturan kebebasan pers dan mempertahankan hak publik mendapatkan informasi terkait pengelolaan uang rakyat oleh pejabat negara dalam satu instansi pemerintah.

Bersih Tapi Marah

Perlu dicatat, dalam menulis beritanya, wartawan liputantimur.com dan Itimes.id tidak mencantumkan nama oknum termasuk nama Walikota Makassar, kecuali menulis nama lembaga dan jabatan seperti ‘’PDAM Kota Makassar, ‘ Walikota Makassar’ dan ‘Direksi PDAM’.

Penulisan seperti itu sengaja dilakukan dengan maksud hendak membersihkan lembaga negara ini dari tikus-tikus busuk berdasi pemakan hasil keringat rakyat secara ilegal.

Sehingga terbitlah pertanyaan, mengapa sang oknum harus “kebakaran jenggot” menyusul  langkahnya melaporkan wartawan yang tak pernah menulis namanya  pada pemberitaan dugaan korupsi di tubuh PDAM Kota Makassar yang saat ini dia pimpin?.

Di lain sisi, dugaan adanya penyelewengan uang negara di tubuh PDAM sudah bergulir jauh sebelum si oknum menjabat Direktur PDAM, tepatnya 2 tahun silam. Tentu logikanya dia bersih,tetapi  kok orang bersih ini gelisah dan marah pada wartawan.

Ada apa  dan mengapa mencak-mencak tanpa alasan?.Aneh bin ajaib pejabat baru yang satu ini.

Asumsinya, jikalau benar-benar merasa yakin pihaknya tidak memiliki tautan dengan tuduhan LMP Sulsel yang disuarakan oleh ketuanya Taufik, si oknum tak perlu mencak-mencak karena kebakaran jenggot.

Sebaliknya, hal utama yang perlu segera dia dilakukan untuk meluruskan opini publik yang sudah banyak miring,  ialah menggelar konfrensi pers menanggapi, meluruskan, mengoreksi isi orasi LMPI SulSel yang disebarkan dan dilansir oleh beberapa portal berita online.

Pada konferensi pers ini pula  oknum menyampaikan keadaan objektif  terkait pembayaran gaji pensiunan karyawan PDAM Makassar kepada publik sehingga semuanya jelas dan mono tafsir.

Di situ juga oknum ini menyampaikan langkah-langkah apa saja yang harus ditempuh kedapan untuk menyelesaikan pembayaran dana pensiunan pegawai yang belum terbayarkan menyusul tuntutan LMP Sulsel-Sel dan pemberitaan media massa.

Terkait penyelesaian masalah pembayaran gaji pesiunan karyawan PDAM Taufik punya solusi, menurutnya, empat pihak yakni BPK, Walikota Makassar, pihak Asuransi,dan  PDAM duduk bersama cari solusi. Jika BPK setuju ada ladasan hukum bagi pemkot cq PDAM Makassar membayar gaji pensiun.

“Jadi sederahana ji penyelesaiannya, tetapi kenapa solusi ini ditahan-tahan”, kata Taufik.

Dengan menggunakan cara  yang sinkron dengan UU Pers No.40 tahun1991 dan UU Keterbukaan Informasi  yang lahir di alam reformasi, nama oknum termasuk  nama pejabat Walikota Makassar bisa tercium sedap di hidung rakyat. Publik Makassar bisa menjadi tambah yakin bahwa sang oknum adalah tokoh demokratis yang anti koupsi.

Tetapi langkah yang ditempuh  oknum ini terbalik (antitesa) dari keinginan UUD Pers, UU Keterbukaan Informasi dan kelompok aktivis pro demokrasi seperti LSM, ormas dan kelompok jurnalis.sebagai penyambung lidah rakyat.

Seperti yang dibentangkan di atas, Ia dengan laporannya ke pihak kepolisian menunjukkan pejabat ini, sadar atau tidak, justeru  tengah membangun citra negatif untuk dirinya di mata publik sebagai  tokoh otoriter yang alergi dengan segala hal yang berbau demokrasi padahal ia dengan segala status sosial yang dimiliki semuanya lahir dari rahim demokrasi.

Demokrasi berjasa besar padanya namun oknum ini mau membungkamnya.Seperti anak yang berniat hendak membunuh orangtuanya saja. Kejam.

Lebih ke dalam,  langkah hukum yang dia pilih dapat berpeluang besar menyeret  pimpinannya ke area perang opini melawan kelompok aktivis demokrasi yang berpegang teguh pada hasil temuan BPK dan laporan para pensiunan karyawan PDAM yang sangat sukar dibantah karena bobot kebenarannya sangat tinggi.

Karena itu KPK harus cepat turun gunung menyelesaikan masalah PDAM dan para pensiunannya.

Pettarani,SH,Ketua Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia Kota Makassr

WARTAWAN LIPUTANTIMUR.COM DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS DAN TIDAK MEMINTA ATAU MENERIMA PEMBERIAN DALAM BENTUK APAPUN

BERITA TERKAIT

Ketua Umum DPP LSM Gempa dilaporkan ke Polda Sulsel, Ini Kasusnya

Liputantimur.com,Gowa - Ketua Umum DPP LSM GEMPA Indonesia, Amiruddin alias Karaeng Tinggi resmi dilaporkan oleh Kepala Desa Buakkang H.Burhan Daeng Bani. Kepala Desa Buakkang didampingi...

Menangkan Kasus Seketa Tanah di PN Sungguminasa, Ahli Waris Mappatoba Daeng Sanre Ucapkan Syukur

Liputantimur.com, Gowa, Sulsel - Kasus Tanah atas perlawanan ekseskusi oleh seorang wanita bernama Hj Maniati yang Bergulir sejak Agustus Tahun 2022 dengan Nomor Perkara...

Diduga Oknum Kepala Dusun Karampuang Desa Moncobalang melakukan Pungli Program Nasional Prona

Liputantimur.com, Gowa - Kementerian Agraria Melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) mencanangkan dalam Program Nasional (prona) adalah gratis bagi warga yang ingin mengurus sertifikat tanpa...

Dugaan Penggelapan Dana Hiba Pembangunan Masjid, LKBHMI Cagora dan PELAKSI Sulsel Tanyakan Kepastian Hukum

Liputantimur.com, Gowa, Sulsel - Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Mahasiswa Islam Cabang Gowa Raya (LKBHMI Cagora) bersama Perhimpunan Lembaga Anti Korupsi Sulawesi Selatan (PELAKSI Sulsel)...

Kanit Reskrim Polsek Mariso :Tudingan Miring Beberapa Media Tak Benar

Liputantimur.Com, Makassar- Kanit Reskrim Polsek Mariso Aiptu Faisal Ramli menepis tudingan miring dari beberapa portal berita terhadap anggotanya inisial HK membebaskan pihak terduga kasus...

Penanganan Kasus Dugaan Mafia BBM di Sinjai Terkesan Lamban, Putra Daerah Angkat Bicara

Liputantimur.com, Sinjai, Sulsel - Polres Sinjai diduga lamban menangani 3 truk pengangkut BBM yang diduga ilegal, Ketua umum Koalisi Perjuangan Pemuda Mahasiswa (KPPM) angkat...

Aduannya di Tipikor tak Jelas, Tiga Lembaga Ancam Turun Aksi di Mapolda Sulsel

Liputantimur.com, Sinjai, Sulsel - Tak terima aduannya belum mendapatkan kepastian hukum di Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda, tiga lembaga control Sosial BMKI, GPAM dan...

Masuk RPJMP, RPJMD, dan RKPD Lahan Pertanian Produktif Dikeluarkan Dari LP2B, Dinas Pertanian: Irigasi Rusak

Liputantimur.com, Gowa - Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura  Kabupaten Gowa⁩, Drs.Muh Fajaruddin, MM memberikan tanggapan terkait adanya aktivitas pembangunan Perumahan Subsidi Jene'tallasa Residence III...

Kapolsek Turikale Berhasil Mengaman Resedivis Kambuhan Curanmor.

Liputantimur.com-Maros, Pelarian pelaku pencurian dan pemberatan Aditya Pratama (23) berakhir setelah berhasil dibekuk Polsek Turikale usai dilaporkan oleh orang tuanya sendiri. AP yang merupakan residivis curanmor...

Tiga Tahanan Polres Bantaeng Kabur. ” Ini Penjelasan Kapolres Bantaeng”.!!!

Liputantimur.Com-Bantaeng |Tiga Tahanan Kasus Narkoba Polres Bantaeng melarikan diri dari Ruang Sel Tahanan Polres Bantaeng pada hari Minggu 15 Januari 2023 sekitar pukul 03.30...

Kapolres Luwu Atensi Terkait Kasus Penculikan Dimakasar.”Ini Himbauan Kapolres ini”!!!

Liputantimur.com-Luwu|Menyikapi maraknya isu penculikan anak yang beredar, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Luwu AKBP Arisandi, S.H, S.I.K, M.Si memberikan himbauan kepada para orang tua dan...

Membangun Perumahan Diatas Lahan Produktif, DPRD Gowa : Pemda Tidak Berani Mengeluarkan Izin

Liputantimur.com, Gowa-Rencana pembangunan Perumahan Subsidi Jene'tallasa Residence III dengan pengembang PT Anugerah Pratama Gowa mendapat sorotan keras dari Lembaga Swadaya Masyarakat Independen Nasional Anti...

Tepat Akhir Tahun 2021, Fahd Arafiq Santuni Anak Yatim Piatu di Gorontalo

Liputantimur,Gorontalo - Fahd El Fouz Arafiq (Ketua Umum DPP Bapera) Santuni anak yatim piatu di Gorontalo, tak henti hentinya pemuda berusia 38 tahun ini...

Kasad Jenderal TNI Dudung Tinjau Penghijauan di NTB

Liputantumur.com, Lombok Tengah, NTB - Bukti nyata upaya Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dalam mendukung program Pemerintah untuk mengatasi pemanasan global. Hal tersebut...

SATGAS RAIKA – “Gencar Patroli Protkes Menjelang Lebaran”

liputantimur.com - Makassar, Satuan Tugas Pengurai Kerumunan ( SATGAS RAIKA ) terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja Kota Makassar dan (BKO ) Kecamatan Ujung...

Ranking Pertama Lahgun Narkotika, Ini Upaya Kepala BNNK Kota Palu 

Liputantimur.com, Palu - Berdasarkan hasil penelitian LIPI kerjasama dengan BNN RI pada tahun 2019 di Indonesia, secara nasional Provinsi Sulawesi Tengah berada pada urutan...

Genjot Puskelling dan Pojok Baca, Ini Harapan Kadis Kerasipan Perpustakaan 

Liputantimur.com | Palu - Adalah Dinas Kerasipan dan Perpustakaan Kota Palu saat ini memiliki sedikitnya 3000 an koleksi buku di perpustakaan, dan sekitar 2000...

Gagal Paham! GEPMAR Sorot Sejumlah Kebijakan Pemerintah Pusat

Liputantimur.com, Makassar, Sulsel - Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Makassar (GEPMAR) gelar aksi demonstrasi di bundaran AP. Pettarani - Alauddin. Selasa, (01/03/2022) dimulai sekitar pukul...

Ketua Tarakan Tempo Doeloe Hadiri Lokakarya Kemendikbud di Jakarta

Liputantimur.com | Kaltara - Ketua Tarakan Tempo Doeloe (TTD) Noor Fadly Juliansyah dan Narahubung Herman bersama-sama mengikuti Lokakarya yang diadakan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan,...

Walikota Makassar Cairkan Insentif Detektor, Warga : Saya Doakan Pak Danny Jadi Gubernur

LIPUTANTIMUR.COM || Makassar - Pemerintah Kota Makassar resmi mencairkan insentif Satgas - satgas Detektor Makassar recover di setiap Kelurahan pada senin. (10/01/2022) Ada sekitar Ribuan...

Terpilih secara Voting, Indra Yanto Pimpin Ikatan Keluarga Alumni SMTPert di Riau

Pekanbaru, Riau | Liputantimur com  - Pemilihan ketua Ikatan keluarga Alumni Sekolah menengah teknologi pertanian pematang raya wilayah Riau (IKAL SMTPert ) di laksanakan...