Beranda HUKRIM Solidaritas Makassar untuk Haris dan Fatia

Solidaritas Makassar untuk Haris dan Fatia

Liputantimur.com, Makassar – Sejumlah lembaga yang tergabung dalam Solidaritas Makassar untuk Haris dan Fatia menyatakan 2 poin tuntutan terkait penetapan tersangka oleh Polda Metro Jaya kepada Haris dan Fatia atas dugaan kasus pencemaran nama baik kepada Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investigasi Luhut Binsar Pandjaitan. Jumat 25 Maret 2022.

Solidaritas Makassar Untuk Haris dan Fatia merupakan salah satu Koalisi yang dibentuk sebagai dukungan terhadap Haris dan Fatia. Yakni:

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI) Sulsel, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Sulsel, Forum Informasi dan Komunikasi Organisasi Non Pemerintahan (FIK-ORNOP), Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sulawesi, Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi, Serikat Pekerja Hukum Progresif (SPHP), Solidaritas Perempuan (SP) Anging Mammiri dan Lembaga Swara lingkungan (ESEL) Sulawesi Selatan.

Kronologi

Pada17 Maret 2022, Dewan Pengawas Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik terhadap Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investigasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Kejadian itu bermula dari video di chanel Youtube milik Haris Azhar yang mendiskusikan hasil penelitian yang dilakukan oleh beberapa lembaga organisasi masyarakat yakni YLBHI, JATAM, WALHI, KontraS, Greenpeace, Trend Asia, LBH Papua, Walhi papua, Bersihkan Indonesia dan PUSAKA.

Penelitian terkait penempatan Militer di Papua tersebut menemukan adanya relasi pengamanan bisnis tambang milik Luhut Binsar Pandjaitan serta beberapa anggota TNI aktif lainnya di Papua.

Video yang menampilkan pemaparan hasil penelitian tersebut kemudian berujung pada laporan kepolisian di Polda Metro Jaya.

Hal ini kemudiaan menuai kritik dari berbagai kalangan masyarakat, khususnya pejuang Hak Asasi Manusia (HAM), karena proses hukum yang dilakukan oleh Polisi Daerah (Polda) Metro Jaya terhadap Haris dan Fatia dinilai terburu-buru dan dipaksakan.

Solidaritas Makassar Untuk Haris dan Fatia adalah salah satu Koalisi yang dibentuk untuk memberi dukungan terhadap Haris dan Fatia dalam menghadapi proses hukum.

Baca juga : Penetapan Tersangka Haris Azhar dan Fatia, Ridwan Basri: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan

Solidaritas Makassar Untuk Haris dan Fatia, menilai bahwa penetapan tersangka oleh Polda Metro Jaya menjadi bukti kediktatoran pemerintah dan aparat penegak hukum dalam merespon kritik dari masyarakat sipil, Jaminan perlindungan atas hak menyampaikan pendapat dimuka umum belum sepenuhnya dijamin oleh pemangku kekuasaan tertinggi.

Kejadian seperti ini bukan pertama dan satu-satunya di Negeri ini, kami mencatat berbagai kejadian serupa telah terjadi di Sulawesi Selatan, kita mencatat kejadian kriminalisasi warga penolak tambang di Wawonii dan warga penolak tambang pasir di Pulau kodingareng, serta berbagai kasus-kasus serupa lainnya.

Sementara di satu sisi, laporan-laporan warga kaitannya dengan berbagai perampasan hak, korupsi dan perusakan lingkungan tidak digubris oleh penegak hukum, kejadian- kejadian seperti ini memberikan indikasi tentang diskriminasi dalam proses penegakan hukum.

Selain menjadi ancaman bagi pejuang pembela HAM yang kerap menyuarakan ketidakadilan terhadap kebijakan maupun pelanggaran terhadap hak masyarakat.

Kejadian ini juga menjadi satu indikasi besar terhadap kemungkinan kriminalisasi bagi kelompok akademisi jika publikasi hasil penelitian memiliki korelasi dengan pemerintah maupun pebisnis di negara ini. Tentu akan menjadi ancaman terhadap kebebasan akademik.

Berdasarkan uraian tersebut di atas, kami menuntut dan menyatakan sikap:

1. Hentikan kriminalisasi terhadap Haris dan Fatia dan semua pembela HAM yang berjuang membela Haknya maupun pembela HAM yang membela HAM masyarakat lain;

2. Kepada Penegak Hukum, Kepolisian dan/atau KPK untuk mengusut dugaan kejahatan ekonomi dan/atau dugaan gratifikasi yang diduga memiliki keterkaitan dengan Perusahaan milik Luhut Binsar Pandjaitan, sebagaimana diungkap dalam hasil penelitian 9 lembaga yang terbit pada Agustus 2021.

Sumber : Koalisi Solidaritas Makassar untuk Haris dan Fatia 

WARTAWAN LIPUTANTIMUR.COM DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS DAN TIDAK MEMINTA ATAU MENERIMA PEMBERIAN DALAM BENTUK APAPUN

BERITA TERKAIT

Ketua Umum DPP LSM Gempa dilaporkan ke Polda Sulsel, Ini Kasusnya

Liputantimur.com,Gowa - Ketua Umum DPP LSM GEMPA Indonesia, Amiruddin alias Karaeng Tinggi resmi dilaporkan oleh Kepala Desa Buakkang H.Burhan Daeng Bani. Kepala Desa Buakkang didampingi...

Menangkan Kasus Seketa Tanah di PN Sungguminasa, Ahli Waris Mappatoba Daeng Sanre Ucapkan Syukur

Liputantimur.com, Gowa, Sulsel - Kasus Tanah atas perlawanan ekseskusi oleh seorang wanita bernama Hj Maniati yang Bergulir sejak Agustus Tahun 2022 dengan Nomor Perkara...

Diduga Oknum Kepala Dusun Karampuang Desa Moncobalang melakukan Pungli Program Nasional Prona

Liputantimur.com, Gowa - Kementerian Agraria Melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) mencanangkan dalam Program Nasional (prona) adalah gratis bagi warga yang ingin mengurus sertifikat tanpa...

Dugaan Penggelapan Dana Hiba Pembangunan Masjid, LKBHMI Cagora dan PELAKSI Sulsel Tanyakan Kepastian Hukum

Liputantimur.com, Gowa, Sulsel - Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Mahasiswa Islam Cabang Gowa Raya (LKBHMI Cagora) bersama Perhimpunan Lembaga Anti Korupsi Sulawesi Selatan (PELAKSI Sulsel)...

Kanit Reskrim Polsek Mariso :Tudingan Miring Beberapa Media Tak Benar

Liputantimur.Com, Makassar- Kanit Reskrim Polsek Mariso Aiptu Faisal Ramli menepis tudingan miring dari beberapa portal berita terhadap anggotanya inisial HK membebaskan pihak terduga kasus...

Penanganan Kasus Dugaan Mafia BBM di Sinjai Terkesan Lamban, Putra Daerah Angkat Bicara

Liputantimur.com, Sinjai, Sulsel - Polres Sinjai diduga lamban menangani 3 truk pengangkut BBM yang diduga ilegal, Ketua umum Koalisi Perjuangan Pemuda Mahasiswa (KPPM) angkat...

Aduannya di Tipikor tak Jelas, Tiga Lembaga Ancam Turun Aksi di Mapolda Sulsel

Liputantimur.com, Sinjai, Sulsel - Tak terima aduannya belum mendapatkan kepastian hukum di Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda, tiga lembaga control Sosial BMKI, GPAM dan...

Masuk RPJMP, RPJMD, dan RKPD Lahan Pertanian Produktif Dikeluarkan Dari LP2B, Dinas Pertanian: Irigasi Rusak

Liputantimur.com, Gowa - Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura  Kabupaten Gowa⁩, Drs.Muh Fajaruddin, MM memberikan tanggapan terkait adanya aktivitas pembangunan Perumahan Subsidi Jene'tallasa Residence III...

Kapolsek Turikale Berhasil Mengaman Resedivis Kambuhan Curanmor.

Liputantimur.com-Maros, Pelarian pelaku pencurian dan pemberatan Aditya Pratama (23) berakhir setelah berhasil dibekuk Polsek Turikale usai dilaporkan oleh orang tuanya sendiri. AP yang merupakan residivis curanmor...

Tiga Tahanan Polres Bantaeng Kabur. ” Ini Penjelasan Kapolres Bantaeng”.!!!

Liputantimur.Com-Bantaeng |Tiga Tahanan Kasus Narkoba Polres Bantaeng melarikan diri dari Ruang Sel Tahanan Polres Bantaeng pada hari Minggu 15 Januari 2023 sekitar pukul 03.30...

Kapolres Luwu Atensi Terkait Kasus Penculikan Dimakasar.”Ini Himbauan Kapolres ini”!!!

Liputantimur.com-Luwu|Menyikapi maraknya isu penculikan anak yang beredar, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Luwu AKBP Arisandi, S.H, S.I.K, M.Si memberikan himbauan kepada para orang tua dan...

Membangun Perumahan Diatas Lahan Produktif, DPRD Gowa : Pemda Tidak Berani Mengeluarkan Izin

Liputantimur.com, Gowa-Rencana pembangunan Perumahan Subsidi Jene'tallasa Residence III dengan pengembang PT Anugerah Pratama Gowa mendapat sorotan keras dari Lembaga Swadaya Masyarakat Independen Nasional Anti...

Laporkan Kasus Pencurian Bendera Ke Polres Donggala, Ini Kata Ahmad

Liputantimur.com, Palu - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Donggala Adha Najamuddin melalui Wakil Ketua Bidang Media Ahmad Muhsin dalam rilisnya Kamis (26/05/2022)...

Ketua Wilter GMBI Sul-Sel Sadikin Bantah Ada Anggotanya Melakukan Pemerkosaan

Liputantimur.com, Makassar – Ketua Wilayah Teritorial (wilter) Gerakan Masyarakat Arus Bawah Indonesia (GMBI) Propinsi Sulawesi-Selatan  Sadikin S langsung membantah isi pemberitaan media berita online...

Terima Silaturahmi PWI Riau, Kapolda Irjen M Iqbal : Dukung Penuh HPN, Wartawan Adalah Sahabat

PEKANBARU, Riau | Liputantimur.com - Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang dan jajaran pengurus bersilaturahmi dengan Kapolda Riau Irjen M Iqbal,  Rabu (26/1/2022) di...

Buka Gerai Vaksin, Polsek Biromaru Genjot Percepatan Vaksinasi

Liputantimur.com, Sigi - Dalam upaya mencegah penyebaran mata rantai Covid-19, hingga saat ini tak henti-hentinya serta terus menerus gencar dilakukan oleh jajaran Polres Palu...

Otak Bisnis Para Menteri Jokowi Di Masa Pandemi Covid-19

“Tak mungkin itu ide Menkes.Siapa dalangnya? Airlangga bersama Eric berdua” Pada Senin (12/072021) ada 40.427 warga Indonesia yang terinveksi Covid-19 sehingga total akumulatif mencapai 2.567.630...

Diduga Sedang Mesum Dihotel, Oknum Mahasiswi Terjaring Razia, Alasannya Bikin Geleng-geleng

Liputantimur.com | Makassar, Sulsel - Diduga Sedang Mesum di Kamar Hotel, Oknum Mahasiswa di Makassar Terjaring Razia. Oknum Mahasiswi di Kota Makassar yang diduga...

Tiga Hari Menjabat, Jaringan Narkotika Tolitoli Terciduk

Liputantimur, Palu, Sulten - Personil Ditresnarkoba Polda Sulteng kembali berhasil melakukan pengungkapan tindak pidana narkotika. Hal ini di ungkapkan oleh Direktur Resnarkoba Polda Sulteng Kombes...

Arisan Bodong di Soppeng Masih Seliweran, Ini Pengakuan Korbannya

Liputantimur.com, Soppeng - Arisan bodong(palsu) di Kabupaten Soppeng masih seliweran. Korbannya puluhan dan kebanyakan ibu rumah tangga.Sejumlah perempuan menjadi bandar. Dari usaha tipu-tipu ini...

Pemda Kampar Serahkan Degung Ke Misuri Kampar

    Kampar |Liputantimur.com-Pemberian Degung Alat Musik Tradisional Sunda dari Pemerintah Daerah ( Pemda) Kampar kepada Mitra Sunda Riau ( Misuri ) Kabupaten Kampar yang diwakili...