Beranda LINGKUNGAN HIDUP Terduga Penambang Pasir Ilegal di Takalar Ngakunya Media?

Terduga Penambang Pasir Ilegal di Takalar Ngakunya Media?

Liputantimur.com, Takalar, Sulsel – Berdasarkan hasil penelusuran Ketua tim pencari Fakta DPP Lsm Gempa Indonesia di Kabupaten Takalar, terduga penambang pasir Ilegal di Kampung Sompu, Lingkungan Sompu, Kelurahan Sombala Bella, Kecamatan Takalar mengaku dirinya sebagai medìa/wartawan melalui rekaman Audio (rekaman suara) yang dikirim ke Tim pencari Fakta DPD Lsm Gempa Indonesia Kabupaten Takalar Muh Jufri Dg Rate.

Pengakuan diri sebagai medìa dan mengaku banyak teman sebagai orang media membuat pemilik tambang pasir Ilegal melakukan penambangan tanpa dilengkapi dokumen bahkan tidak pernah melaporkan kegiatan penambangan pasir yang diduga ilegal pada pemerintah setempat.

Ketua DPP Lsm Gempa Indonesia menjelaskan ke awak media dini hari tanggal Kamis, (03/11/2022) bahwa diduga pemilik tambang pasir Ilegal tersebut yang mengakui dirinya sebagai media dan memiliki banyak teman media akan merusak nama baik seluruh wartawan atau media.

Baca juga : Abd.Kadir Patwa Diduga Lecehkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1941 K/Pdt/2015

Ditambahkan oleh ketua DPP Lsm Gempa Indonesia jika sebagai media tentu tidak berbuat tindak pidana/kejahatan karena media pun tentu memahami aturan hukum.

“Kalau kita orang media dan banyak teman media otomatis berpikir untuk tidak berbuat tindak pidana kejahatan,karena sedikit banyaknya orang media pasti mengerti aturan hukum,” ungkap Amiruddin.

Lanjut Amiruddin, bahwa pemilik Tambang Pasir yang diduga ilegal mengaku dirinya sebagai media dan memiliki banyak teman media terkesan sebagai ‘Pagar betis’ dari pada kegiatan penambangan justru akan merusak nama baik wartawan di seluruh indonesia.

“Karena pemilik tambang mengakui dirinya sebagai medìa dan memiliki banyak teman media diduga dijadikan sebagai pelindung dari tambang pasir miliknya yang diduga ilegal tersebut,” tandasnya.

Baca juga : Polres Gowa Menindak Lanjuti Laporan Pemilik Ruko yang Hendak Dieksekusi

Pemilik Tambang Pasir yang diduga ilegal mengakui dirinya sebagai medìa dibuktikan adanya suara audio atau rekaman suara yang dikirim oleh pemilik tambang ke Tim pencari Fakta Lsm Gempa Indonesia tidak membuat Lsm Gempa Indonesia untuk mundur selangkah melaporkan ke polisi polda Sulawesi Selatan dan mengawal kasus ini sampai tuntas.

“Tambang pasir yang diduga ilegal tersebut siapapun orangnya dari lembaga manapun kalau melanggar peraturan dan perundang undangan perizinan pertambangan yang berbunyi sebagai berikut: “Setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR atau IUPK sebagaimana dimaksud dalam pasal 37, pasal 40 ayat (3), pasal 48, pasal 67 ayat (1), pasal 74 ayat (1) atau ayat (5) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp.10.000.000.000.00 (sepuluh milyar rupiah) harus ditindak dan di proses hukum,tidak ada orang yang kebal hukum di Negara Republik Indonesia,” jelas Kr. Tinggi.

Baca juga : Tambang Pasir Ilegal, Warga Laporkan PT Wilmar ke Polda Riau

Lanjut Kr. Tinggi mempertegas bahwa terdapat 3 Kecamatan di Takalar diizinkan untuk melakukan aktivitas penambangan, namun di Kacematan lain penambangan pasir dilarang keras di Kabupaten Takalar.

“Perlu diketahui oleh semua pihak bahwa di Kabupaten Takalar hanya 3 (tiga) Kecamatan yang bisa dilakukan penambangan dan dilengkapi izinnya yaitu Kecamatan Polombangkeng Utara Kecamatan Polombangkeng Selatan dan Kecamatan Mangngara’bombang, Kecamatan lain dilarang keras,” tegasnya

Baca juga :Penyebab Kematian Ayu tak Jelas, Dibunuh atau Bunuh Diri ?

Selain itu pemilik tambang Pasir yang diduga ilegal mengakui dirinya Media yang juga bisa memberitakan.

“Maka seyokjanya jangan melakukan pelanggaran hukum, karena pengaku dirinya adalah media dan bisa juga memberitakan maka polres Takalar harus melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap pemilik tambang tersebut apakah betul media/wartawan dan juga memproses Tambang Pasir yang diduga ilegal tersebut,”  tutup Kr.Tinggi.

Hingga berita diterbitkan pihak pemilik tambang atau terduga pelaku sementara berusaha di konfirmasi. (tim/*)

WARTAWAN LIPUTANTIMUR.COM DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS DAN TIDAK MEMINTA ATAU MENERIMA PEMBERIAN DALAM BENTUK APAPUN

BERITA TERKAIT

Upaya Hukum Praperadilan Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Kades Kadatong Kandas

Liputantimur.com | Takalar - Kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh Oknum Kades Kadatong AR terhadap NM kini masih terus bergulir di Polres Takalar. Kades...

LIDIK PRO Siap Kawal Kasus Penganiayaan Nakes Di Puskesmas Barombong

Liputantimur.com | Makassar- Kasus penganiayaan yang terjadi di Puskesmas Barombong dilakukan oleh salah seorang tenaga kesehatan terhadap tenaga kesehatan lainnya yakni pegawai rekam medis,...

Korban Penipuan Dana Pinjol di Makassar Masih Gigit Jari, Pelaku Masih Hirup Udara Segar

Liputantimur.com | Makassar - Meski laporan nya sudah di terima beberapa bulan kemarin namun perkara pinjaman online oleh terlapor Ayha warga Tallo ini belum...

Orang Tua Siswa di Takalar Saling Lapor ke Polisi, Kades Patani Berhasil Mediasi Warganya

Liputantimur.com |Takalar - Selaku pemerintah setempat, Kepala Desa Patani berhasil mendamaikan warganya secara kekeluargaan yang sebelum bermasalah terkait persoalan masing-masing anaknya yang berselisih dilingkup...

Diduga Membangun Stal Kuda di Lahan Bermasalah, Walikota Manado: Saya Jongosnya Presiden

Liputantimur.com | Manado - Permasalahan tanah di Sulawesi Utara (Sulut) seolah tiada habisnya. Banyak perkara tanah belum tuntas ditangani aparat penegak hukum, timbul lagi...

DPC LSM Lacak Konut Resmi Laporkan CV. Sangia Karya Mandiri Dugaan Tipikor Proyek Pengaspalan

LIPUTANTIMUR.COM | Kendari, Beberapa waktu lalu Pemerintah Daerah Konawe Utara gencar melakukan pembangunan penataan ibu kota dan beberapa Jalan berbagai kecamatan yang ada di...

Diduga Marak Pungli di Bulukumba, Maritim Muda Serukan Kapolres Baru Dicopot

Liputantimur.com | Bulukumba - Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Maritim Muda Cabang Bulukumba Mengeruduk Mapolres Bulukumba, Kamis (11/1/24) Mereka Melayangkan Protes dan Tantangan terhadap Kapolda...

LSM Pemantik Resmi Laporkan Terkait Anggaran Dana BUM Desa, Diduga Berpotensi Merugikan Keuangan Negara.

Liputantimur.com | Takalar - Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Lembaga Pemerhati Masalah Ham, Narkotika Tindak Kriminal dan KKN (LSM Pemantik) resmi melapor ke Kejaksaan Negeri...

Kuasa Hukum Masyarakat Adat Ammatoa Kajang Menduga Pemda Bulukumba Pro PT. London Sumatera

Liputantimur.com | Bulukumba -  Kuasa Hukum Masyarakat Adat Kajang yang di percayakan oleh Ammatoa atau Pimpinan Masyarakat Adat Kajang , DR.Muhammad Nur, S.H.,M.H dari...

Dua Korban Pelecehan Seksual di Takalar Mengajukan Perlindungan ke LPSK

Liputantimur.com | Takalar - Sahabat Saksi Korban (SSK) Sulsel menerima surat permohonan perlindungan dari dua korban tindak pidana kekerasan seksual, NR (18 tahun) dan...

ELHAN RI : Perlu Ada Sangsi Tegas Tindakan Kekerasan Terhadap Siswa

Liputantimur.com || Takalar - Pendidikan seharusnya merupakan lingkungan yang aman dan mendukung kenyamanan bagi anak-anak. Salah satu faktor penting untuk menciptakan lingkungan tersebut adalah...

Terkait Dugaan Pengeroyokan Di SPBU Kalongkong, Polsek Galut Konsisten Penyidikan Tetap Berjalan Sesuai SOP

Liputantimur.com || Takalar - Dipicu gegara pengisian jiregen Jenis Solar , salah seorang wartawan media online ditakalar Jadi korban penganiayaan yang diduga keras dilakukan...

Lantik Anggota BPD dan PAW Enam Kecamatan, Begini Permintaan Bupati 

Liputantimur.com, Donggala - Bupati Donggala, Dr., Drs. Kasman Lassa, SH., MH, Jum'at (24/6/2022), melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan...

PATROLI SENTUHAN HATI SATPOL PP BKO UJUNG PANDANG

Liputantimur.com, Makassar - Kecamatan Ujung Pandang melalui Anggota BKO Satpol-PP Kota Makassar melakukan patroli di sepanjang wilayah Kecamatan Ujung Pandang, Kamis 21 April 2022, Patroli...

Dunia Pendidikan Kembali Tercoreng di Makassar

Liputantimur, Makassar ---- Buntut viral Video Kekerasan penganiayaan pelajar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kembali terjadi. Kali ini diketahui bahwa video tersebut, adalah siswi SMP...

Kasus Tambang Pasir Takalar Mangkrak, KPK Diminta Lakukan Supervisi

Liputantimur.com | Makassar - Lembaga Antikorupsi Sulawesi Selatan (Laksus) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan supervisi atas kasus dugaan korupsi tambang pasir laut Takalar....

Herlina Tambah Miskin Setelah Pencoretan Sepihak Keluarganya dari Daftar Penerima Bansos PKH Kelurahan Banta-Bantaeng Kecamatan Rappocini

Liputantinur.com,Makassar-  Terbukti  bantuan sosial  dari negara dapat membantu menurukan angka kemiskinan, angka anak-anak putus sekolah,  termasuk  menurunkan jumlah kasus kejahatan. Sekalipun demikian masih saja ditemukan...

Ibu dan Anak Tak Ada Kabar Setelah Pamit Ke Tempat Reunian

Liputantimur.com, Gowa - Kabar duka, telah kehilangan Seorang ibu dan anak lelakinya yang masih berumur Kisaran 5 tahun, Ibunya yang bernama lengkap Sartika Sari...

Diduga Proyek Siluman, LSM BPAN LAI Bawa Aspirasi ke DPRD Sinjai.

Liputantimur.com, Sinjai, Sulsel - Tim Investigasi dari Lembaga Aliansi Indonesia (BPAN LAI) menyampaikan aspirasi di Kantor DPRD Kabupaten Sinjai. Hal tersebut disampaikan M. Said Mattoreang...

Bacakan Nota Pembelaan Korupsi Truck Sampah, Muh Asrul: Saya Bukan Kuasa Pengguna Anggaran

Liputantimur, Makassar - Sidang Perkara Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Mobil Dump Truk Sampah Desa Se-Kabupaten Gowa TA 2019 hari ini (27/02/20023) dilanjutkan di Pengadilan...

Rutin Pantau Kamseltibcar Lalu Lintas, Ini Imbauan Kasat Lantas Res Donggala 

Liputantimur.com, Donggala - Guna menekan angka pelanggaran pengendara roda dua maupun empat di wilayah Kabupaten Donggala, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres melaksanakan Patroli...